OBAMA: KORUPSI MERUGIKAN PEREKONOMIAN NEGARA

Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama menceritakan, saat dirinya menjabat sebagai presiden di tahun 2008, kondisi ekonomi di Amerika juga sedang terpuruk karena harga pasar saham yang anjlok.

Namun, Obama mengaku tetap mampu menjaga kondisi ekonomi agar terus stabil, salah satunya dengan mencegah tindakan korupsi yang sangat merugikan perekonomian negaranya.

Obama mengatakan bahwa korupsi adalah masalah utama yang menjadi sumber keruntuhan suatu negara. Menurut dia, pemerintah harus efektif dalam bekerja, terutama dalam membuat suatu kebijakan.

Ia mencontohkan Argentina yang perekonomiannya terpuruk beberapa tahun belakangan. Penyebabnya, menurut Obama, adalah karena keteledoran pemerintah salam membuat kebijakan.

“Yang pertama adalah korupsi dan yang kedua adalah kebijakan jangka pendek yang tidak bekerja baik dalam jangka panjang," kata Obama di Main Hall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/7/2017).

Obama berpendapat, apabila pemerintah tidak korup, patuh pada hukum, adil, dan tidak membeda-bedakan dalam ekonomi berbasis masyarakat, maka pemerintah bisa merangkul wanita, orang muda, hingga orang miskin untuk mengontrol semua kebijakan secara teratur.

Obama juga memuji sistem demokrasi ekonomi Indonesia."Indonesia sangat beruntung karena bisa tetap mempertahankan bentuk demokrasi," katanya dalam Kongres “Indonesian Diaspora Network Global” (IDNG).

Lebih lanjut, Obama mengimbau agar Indonesia bisa tetap mempertahankan diri dalam perekonomian sebagai negara yang terbilang maju. Obama menyarankan agar mulai memperkuat daya beli dalam negeri, daripada terus melakukan ekspor barang dan menggenjot pasar internasional seperti Cina misalnya.

“Indonesia unggul dalam kepemimpinan, tapi tidak cukup cepat dalam memikirkan cara-cara baru untuk ke depannya," lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *